Halaman 7 dari 8
Keesokan paginya Nino kembali menyapa Ibu sambil tersenyum yang dibalas dengan sebuah senyum manis juga dari Ibu. Tapi kali ini Nino mendapati Sang Ayah berada di meja makan, bersiap akan berangkat kerja. Nino menghampiri Ayah lalu menyapanya sambil tersenyum. Sama seperti Ibu kemarin, Ayah juga kelihatan kaget mendengar sapaan Nino. Tapi Ayah langsung meletakkan koran yang sedang dibacanya dan melanjutkan sarapannya bersama Nino. Hari berikutnya Nino menyapa tukang sapu yang ditemuinya saat sedang berjalan menuju sekolah. Lalu hari berikutnya Nino juga menyapa Ibu penjual roti, Paman penjual buah-buahan, Ibu Guru di sekolah dan bahkan Bapak Satpam di gerbang sekolahnya. Awalnya mereka semua terlihat kaget mendengar sapaan Nino, tapi lalu mereka membalas dan menyapa Nino lebih dulu bahkan sebelum Nino sempat menyapa pada keesokan harinya.
Halaman 7 dari 8