Halaman 2 dari 4
Membagi Mantel

Membagi Mantel

Martinus turun dari kudanya. Ia mengambil pedangnya. Kemudian ia membelah mantelnya menjadi dua bagian. Satu bagian tetap ia pakai. Bagian lainnya ia berikan kepada pengemis itu. Pengemis tersebut terkejut. Wajahnya yang semula sedih berubah menjadi penuh syukur. Martinus tersenyum. Ia tahu mantelnya kini lebih kecil. Tetapi ia juga tahu bahwa seseorang tidak lagi kedinginan. Hari itu, Martinus mengajarkan bahwa kebaikan tidak selalu harus besar. Kadang-kadang, sedikit yang kita miliki dapat menjadi sangat berarti bagi orang lain.
Halaman 2 dari 4