Kuku Berani Terbang Halaman 3
Halaman 3 dari 7
“Hai!” sapa Piko ramah. “Apa yang sedang kau lakukan di atas rumahku?” Kuku terlonjak kaget. Refleks, ia mengepakkan sayapnya dan bersiap terbang menjauh. Namun setelah melihat bahwa yang menyapanya hanyalah seekor rakun kecil yang ramah, ia kembali tenang. “Maaf kalau aku mengganggumu,” kata Kuku dengan suara seraknya. Piko tersenyum. “Aku tidak terganggu. Aku hanya penasaran. Namaku Piko. Siapa namamu?” “Aku Kuku.” “Senang bertemu denganmu, Kuku. Tapi kenapa kau terlihat kesal?” Kuku menghela napas panjang.
Halaman 3 dari 7