ANNISA INGIN MENGAJI DI MUSALA
Saat bersiap mengaji bersama ibu, Annisa memberanikan diri bertanya,
"Ibu, bolehkah Annisa mengaji di musala bersama teman-teman? Sepertinya menyenangkan."
Ibu menatap Annisa lembut dan tersenyum.
"Tentu boleh, sayang,"
"Benarkah?" Mata Annisa berbinar bahagia. Ibu mengangguk. Annisa memeluk ibu erat.
"Besok pagi ibu daftarkan Annisa ke Ustadzah Nur ya, supaya sorenya Annisa bisa langsung mengaji di musala."
Annisa bersorak.
"Yey! Terimakasih ibu." Annisa mencium ibu bertubi-tubi.
Mereka tertawa bersama.
Malam itu, Annisa mengaji dengan semangat bersama ibu. Ia tidak sabar menunggu besok sore.
📖
Annisa Sekarang Suka Mengaji
ANNISA INGIN MENGAJI DI MUSALA
Saat bersiap mengaji bersama ibu, Annisa memberanikan diri bertanya,
"Ibu, bolehkah Annisa mengaji di musala bersama teman-teman? Sepertinya menyenangkan."
Ibu menatap Annisa lembut dan tersenyum.
"Tentu boleh, sayang,"
"Benarkah?" Mata Annisa berbinar bahagia. Ibu mengangguk. Annisa memeluk ibu erat.
"Besok pagi ibu daftarkan Annisa ke Ustadzah Nur ya, supaya sorenya Annisa bisa langsung mengaji di musala."
Annisa bersorak.
"Yey! Terimakasih ibu." Annisa mencium ibu bertubi-tubi.
Mereka tertawa bersama.
Malam itu, Annisa mengaji dengan semangat bersama ibu. Ia tidak sabar menunggu besok sore.
← → untuk berpindah halaman | Esc untuk keluar