Halaman 3 dari 6

"Wah, lucu sekali, Anisa!" pekik Lita kagum. Ia menjulurkan tangan, ingin sekali menyentuhnya. "Coba lempar ke dinding sebelah sana deh," ujar Anisa sambil menyerahkan squishy itu kepada Lita dengan bangga. Lita menerima mainan kenyal itu, lalu melemparnya ke dinding ruang tamu. Plak! Squishy babi pink berperut buncit itu menempel sekejap di dinding, sebelum akhirnya merosot turun dengan gaya yang sangat lucu, mirip sekali dengan seekor cicak yang kehilangan keseimbangan. Seketika itu juga, mereka tertawa terpingkal-pingkal sampai perut mereka terasa kaku. Mereka bergantian melemparnya berkali-kali, menikmati setiap momen magis ketika babi pink itu meluncur turun ke lantai. Bagi Lita, ini adalah mainan paling mengasyikkan yang pernah ia lihat seumur hidupnya.
Halaman 3 dari 6